promil

Lanjutan cerita soal klinik Daya Medika

haii haiii

its 2019 already dan saat nya duo kebi memulai lagi program si kecil kita

tapi first of all karena cukup banyak temen2 yang nanyain gimana kelanjutan insem waktu di daya medika dulu (read here) 

jadi saya mau ceritain sedikit hasil nya dari insem waktu 2017 yah.

Karena mungkin emang belum JalanNYA dan mungkin juga karena ternyata jodoh saya bukan di daya medika. singkat cerita hasil insem kami masih gagal.

Kalau di tanya secara review bagaimana yang saya rasakan soal daya medika; to be honest menurut saya, saya tidak cocok dengan sistem dokter team mereka.

dari total bertemu sekitar 5 dokter, 1 di antaranya sangat2 sreg di hati , cara penyampaian sangat detail dan baik banget. 2 dokter lainnya masih termasuk ok tapi tidak sampai bener2 sreg dan sayangnya 2 lagi bener2 bikin mental down.

Untuk 2 dokter yang kurang ”cocok” ini sayangnya justru ketemu di H-2 dan hari H insem nya 😦

Untung temen2 yang mau tau detail nama dokter sebaiknya email saja yaa,, kurang etis kalau saya bahas nama di sini.

Tapi among of all sebagai conclusion klinik daya medika sendiri menurut saya masih termasuk yang recommended terutama untuk kalian2 yang tidak keberatan dengan sistem dokter team.

Plus side Daya Medika yang saya rasakan sendiri:

  1. Karena ini adalah klinik  jadi meskipun kecil feel yang di dapat sangat homey dan kekeluargaan, setelah 1-2 kali kunjungan saja para suster2 dan mbak2 admin sudah langsung kenal pasien2 dan cerita2nya jadi berasa cepet akrab
  2. Ruangan2nya bright dan bersih
  3. Persediaan obat nya termasuk lengkap (meskipun saya pernah sih kehabisan suntikan menopur dan di minta cari sendiri ke apotik di pramuka)
  4. konsep dokter team (dibalik kekurangsukaan saya dengan sistem ini ) 1 plus side yang saya rasakan dengan sistem ini adalah, hari apapun kita harus datang ke klinik para dokter2 di sana selalu ada yang praktek dan ”cenderung” update semua dengan kondisi kita.

 

sedangkan ”not so plus” side yang saya sendiri rasakan adalah:

  1. Dokter team itu sendiri, jadi gak selalu setiap kunjungan kita akan ketemu our favorite doctor
  2. Kedoyaaaaaa nya itu lhooo muacceettttt 😦
  3. Harga sih relatif tapi waaktu itu yang saya rasakan untuk ukuran ”hanya” klinik, harga2 konsultasi dan obat2an di daya medika termasuk tinggi.

 

well,ini dulu yang bisa saya ceritain

kalau ada yang ingin di tanyakan jangan ragu2 email yaa

katakayaa@gmail.com

 

see you on the next post!

 

 

 

 

 

Advertisements
promil

Mencoba promil (lagi) di klinik daya medika / klinik dr.Sanders B

its 2017 already!!! dan tidak terasa usia perkawinan sudah 2.5 tahun kayanya sudah saatnya di seriusin yah semua usaha promil ini.

Setelah selama ini sebenernya saya termasuk yang on & off banget sih sama urusan perdokteran ini karena sudah 3 dokter yang di datengin dan semua resep nya ujung2nya sama hanya Profertil dan Ovacare trus jadi lah rata- rata setiap sudah 2 kunjungan pasti saya tidak datang2 lagi 😀

Kali ini setelah di ajak teman untuk ikut seminar Bayi tabung yang di adakan klinik daya medika / klinik dr. Sanders B ini kok rasanya cukup tertarik untuk memulai promil lagi yah

semoga sih tidak harus langsung bayi tabung yah tapi rasanya tertarik untuk mencoba promil lagi di klinik ini.

Yang unik banget dari klinik ini adalah , sisterm dokter di sini adalah sistem team jadi kita tidak pilih2 dokter (bukan tidak boleh lho yah) boleh2 saja pilih dokter selama mau rajin datangnya selalu di hari yang ada dokter itu saja karena di sini rata2 per hari nya dokter nya beda2 semua dan menurut komitmen awal mereka sih meskipun dokter nya beda2  setiap dokter ini akan saling update kondisi pasien ke yang lain..

jadi nya langsung nyambung setiap kunjungan meskipun beda2 dokternya.

ok kita mulai di kunjungan pertama yah

 

Sabtu, 11 maret 2017

Kalau sabtu kemarin saya dapat nya dr. Shanti Olivia jam praktek nya 08.30. Ternyata dokter ini pun ada waktu seminar Bayi Tabung yang lalu.

Kesan pesan saya ke klinik daya medika + dokter nya itu adalah :

Pro:

  • Karena ini adalah basisnya klinik jadi jauh dari kesan tegangnya rumah sakit , terasa lebih homey mungkin karena memang lebih kecil yah.
  • Klinik nya bersih dan sepertinya cukup lengkap, ada beberapa poli seperti poli gigi, dokter umum dan ada juga fasilitas medical check up
  • Lokasi termasuk gampang di cari, di kedoya (pinggir jalan toll kebon jeruk)
  • Sistem kerja dokter yang team work (masih belum bisa tau sih ini termasuk pro / cons) tapi so far kesan yang di dapat masih pro karena jadi kita bisa ke klinik kapan pun kita sempet ga harus pilih hari2 tertentu saja.

Cons:

  • sebenernya ini ga terlalu cons banget sih TAPIIII untuk kalian2 yang tipe nya pengen dpt dokter yang super ngemong + super ngejelasin,, avoid dr shanti olivia ini yaah.. doi termasuk super duper to the point.. ga ada basa basi sedikit pun di dalem juga sebentar banget.

 

Dari visit pertama yang singkat banget itu, saya di resepin vitamin utk di minum selama 1 bulan ada Eturol (asam folat gitu) dan fetavita (Vit. E) harus di minum setiap hari jangan ada yang bolong dan kalau bisa di jam2 yang sama.

dan next step-nya itu harus cek gula darah karena again ternyata masih PCO juga  😦 😦  so di curigain lah soal gula darah oleh dokter dan utk suami akan HALO Test kalau menurut dokter prosesnya sama aja kaya analisa sperma biasa tapi hasilnya nanti akan lebih menyeluruh karena ini utk cek DNA dan genetik sperma gitu.

ok segini dulu yah,, rencana minggu depan kita mau test dulu lalu bulan depan akan balik ke klinik lagi.

 

Wish us luck 🙂