Duo Kebi Jalan Jalan · My Life My Way

Review menginap di Harris hotel dan kuliner di Bandung (day 1)

Capeekk banget sama aktivitas sehari2 di Jakarta.. so jadilah kami memutuskan mau short trip lagi..

Kali ini yang deket2 aja deh.. ke Bandung.. (mainstream banget yah).. hehehe

Day 1..

Oh My… Cisomang oh cisomang. Ke bandung yang biasanya terasa deket sekarang jadi jauuuhhh banget, apalagi hari ini karena keluaran padalarang nya di tutup dan semua mobil (terutama truck) wajib banget keluar di Jatiluhur jadilah super maceeett.

Beruntung saya masih dapat contraflow mulai dari km 80-112.…

So be prepare yang mau ke bandung selama cisomang perbaikan yah.
Hotel yang kami kali ini adalah Harris hotel ciembeluit bandung.

Here is the quick review yah:

  1. No grand lobby.. sesuai style harris yang agak2 non formal jadi jangan expect lobby berkarpet / marmer2 mewah yah..
  2. proses check in sendiri termasuk menyenangkan dan cepat.. sy booking melaluin booking.com dan setelah sampai semua printilan administrasi sudah di siapkan.
  3. Kamar: kamarnya di sini besar2.. +/-34m2 namun lagi2 kamar nya tidak berkarpet jadi tidak sepenuhnya sound proof.
  4. Ada sofa + meja kerja di kamar nya.
  5. Oia plus poin lagi.. di sini ada guliiinngggg ^^
  6. Untuk rate yang sy dapatkan itu weekend di Rp 750.000,- /nite with b.fast
  7. Pool + kids room juga ada dan cukup memadai
wp-image-443503761jpg.jpg
Pool @Harris Cieumbeluit bandung

1 minor dari hotel ini menurut kami.. that annoying phone call dari spa services yang “jualan” terus.. ggrrrr…
Drop point for lunch

Seperti biasa.. gak ke bandung kalau ga cari makanan sunda.. jadi kami ke rumah makan ciganea dago (baru buka nih).

Always love sambal khas mereka tapi sayangnya di sini sambal itu harus bayar uhuhuhuhu

screen-shot-2017-02-18-at-7-09-57-pm
Photo courtesy @tripadvisor

Kedai Makan Ciganea ini menurut saya termasuk tempat makan khas Sunda yang paling enak harga pun sangat terjangkau.

Untuk makan 2 orang biasanya 70.000-80.000++

Kedai makan Ciganea yang di Dago ini pas banget di sebelah hotel Four Points by Sheraton bandung dan di 1 gedung dengan Superindo Dago.

Selanjutnya kami kembali ke hotel, leyeh2, berenang2 sedikit (oia,, ternyata yah berenang di Bandung itu cukup menyiksa yaaa air nya boleh saja cukup hangat tapi anginnya itu lhoooo… Brrrrrr)

Dinner timeee…

Untuk dinner tempat yang kami pilih adalah Cafe Halaman

hmm, kurang jatuh cinta sama tempat ini yah cenderung mengesankan tempat yang sangat serius dengan cukup banyak sofa dan meja dan tanpa banyak dekor2 bertema jadi terkesan kaku.

Style makanan mereka adalah chinese food seperti nasi kakap asam manis, nasi ayam goreng mentega dan sejenisnya.

Harga berdua +/-120.000-150.000

Quite pricy in my opinion untuk suasana dan tempat yang di berikan.

 

 

Advertisements
Kuliner time

Mie Laris Manis Hing Hua – Homemade ice cream Sunter

Restoran ini deket bangeeettt dari kantor, tapi kerja 10 tahun di sunter ga pernah coba 1 kali pun.

Berhubung semalem suami lagi ga enak badan dan request pengennya makan yang anget2 dan seger jadi setelah saya browsing2 ketemu restoran ini.

Menu2 nya sendiri terhitung mahal (40.000 – ke atas) tapi porsinya banyak sekali.

Untuk bakmi dan icecream yang disajikan di restaurant ini sih katanya pure homemade.

Kemaren untuk menu yang saya coba:
Nasi Capcay & Lomie Seafood

Nasi capcay nya termasuk enak, sayur2annya pun segar.

Untuk Lomie terus terang saya lebih suka Lomie dengan khas Bagan, rasanya lebih tasty jadi nya lebih puas.

Tapi untuk overall, secara rating pribadi saja, rest ini 3.5 dai 5.

masih worth to re-visit.